Digital Marketing
Memilih kanal digital marketing sesuai tujuan bisnis
Tidak perlu hadir di setiap platform. Pilih kanal berdasarkan tujuan, perilaku pelanggan, kesiapan konten, dan kemampuan tim mengevaluasi hasil.

Dalam artikel ini
Satu ide yang tepat bisa jadi awal langkah yang besar.
Pilihan kanal digital marketing lebih mudah dibuat ketika tujuan bisnis sudah jelas. Platform yang ramai belum tentu menjadi tempat terbaik untuk penawaran Anda. Yang perlu dicari adalah kecocokan antara pelanggan, pesan, dan proses setelah seseorang tertarik.
Bisnis juga mempunyai waktu serta kemampuan produksi yang berbeda. Karena itu, strategi awal dapat dimulai dengan beberapa kanal yang mampu dikelola dengan baik, lalu diperluas berdasarkan pembelajaran. Berikut kerangka sederhana untuk menentukan prioritas.
Pilih tujuan yang bisa dijelaskan
Bedakan apakah Anda ingin mengenalkan brand, membantu calon pelanggan memahami produk, menerima pertanyaan, atau menjaga hubungan dengan pelanggan lama. Tujuan-tujuan itu dapat saling mendukung, tetapi masing-masing membutuhkan pesan dan cara evaluasi yang berbeda.
“Ingin lebih ramai” masih terlalu luas untuk menjadi arahan kerja. Ubah menjadi kebutuhan yang konkret, misalnya agar calon pelanggan yang relevan memahami layanan dan dapat mengajukan konsultasi. Setelah itu, tentukan tindakan yang menunjukkan seseorang mulai mendekati tujuan tersebut.
Ukuran keberhasilan perlu disepakati sebelum materi dibuat. Catat apa yang ingin diketahui, bagaimana datanya dikumpulkan, dan siapa yang akan meninjaunya. Dengan begitu, laporan membantu keputusan berikutnya, bukan sekadar merangkum aktivitas.
Pahami perjalanan calon pelanggan
Tanyakan bagaimana pelanggan mengenali kebutuhan, mencari informasi, membandingkan pilihan, dan akhirnya menghubungi bisnis. Anda dapat memulai dari percakapan penjualan yang sudah ada atau bertanya langsung kepada beberapa pelanggan.
Contohnya, seseorang yang membutuhkan jasa perbaikan mungkin sudah mengetahui kebutuhannya dan ingin menemukan penyedia yang sesuai. Untuk produk yang belum dikenal, pelanggan mungkin perlu memahami manfaat dan cara penggunaannya terlebih dahulu.
Dua situasi ini membutuhkan pendekatan berbeda. Kanal yang membantu penemuan ide dapat menjadi pintu masuk, sementara halaman website atau katalog menjadi tempat memperoleh informasi lebih lengkap. Pikirkan hubungan antarbagian, bukan hanya jumlah akun yang dimiliki.
Cocokkan kanal dengan perannya
Berikut cara melihat peran beberapa kanal secara umum. Pilihan akhirnya tetap perlu menyesuaikan perilaku pelanggan dan penawaran bisnis Anda.
| Kanal | Peran yang dapat direncanakan | Hal yang perlu disiapkan |
|---|---|---|
| Website dan artikel | Menjelaskan penawaran serta menjawab pertanyaan yang berulang | Struktur informasi, konten yang berguna, dan jalur kontak |
| Media sosial | Mengenalkan sudut pandang, memperlihatkan produk, dan membuka percakapan | Materi yang sesuai, ritme publikasi, dan pengelola respons |
| Iklan digital | Menyampaikan pesan kepada audiens yang dipilih untuk diuji | Tujuan, materi, halaman tujuan, dan batas pengeluaran yang disepakati |
| Menjaga komunikasi dengan orang yang telah bersedia menerima pesan | Izin penerima, isi yang relevan, dan cara berhenti berlangganan |
Satu kanal dapat menjalankan lebih dari satu peran. Namun, menetapkan peran utama akan membantu tim memilih format konten dan tindakan yang diharapkan. Anda juga lebih mudah melihat bagian mana yang perlu diperbaiki ketika hasilnya belum sesuai.
Periksa kesiapan setelah pengunjung tertarik
Sebelum menambah aktivitas pemasaran, coba ikuti alurnya sendiri. Klik materi, buka halaman tujuan di ponsel, pahami penawaran, lalu gunakan jalur kontak. Apakah pengunjung mengetahui apa yang harus dilakukan berikutnya?
Halaman tujuan sebaiknya melanjutkan pesan yang sama. Jika sebuah materi membahas layanan tertentu, pengunjung membutuhkan informasi tentang layanan itu, bukan harus mencari ulang dari awal. Pastikan kanal kontak aktif dan tim mengetahui konteks pertanyaan yang mungkin masuk.
Siapkan cara mencatat pertanyaan serta tindak lanjutnya. Ketika ada banyak orang tertarik tetapi sedikit percakapan berlanjut, tim perlu memeriksa penawaran, kejelasan informasi, dan proses respons. Menambah jangkauan saja belum tentu menyelesaikan hambatan tersebut.
Sesuaikan dengan kapasitas tim
Hitung kemampuan nyata untuk menulis, membuat visual, merekam materi, meninjau konten, dan merespons pelanggan. Strategi yang sulit dijalankan secara rutin perlu disederhanakan sebelum diperluas.
Anda bisa mulai dari satu tema utama dan beberapa pertanyaan pelanggan yang berkaitan. Sebuah artikel dapat menjadi sumber ide untuk materi ringkas, selama setiap format tetap memberi konteks yang cukup. Gunakan kembali gagasan dengan penyesuaian, bukan sekadar memindahkan teks yang sama ke semua tempat.
Tetapkan siapa yang menyetujui materi dan siapa yang mengelola publikasi. Jika melibatkan partner, sepakati ruang lingkup, akses akun, hasil kerja yang diterima, serta jadwal evaluasi. Kejelasan operasional membantu strategi tetap berjalan ketika aktivitas bisnis meningkat.
Evaluasi sesuai tujuan, bukan satu angka
Angka penayangan membantu memahami distribusi, tetapi tidak langsung menjelaskan kualitas minat. Jumlah klik dapat menunjukkan respons awal, sementara pertanyaan yang relevan memberi konteks lebih dekat dengan kebutuhan bisnis.
Pilih beberapa indikator yang berhubungan dengan tujuan. Untuk tahap pengenalan, Anda mungkin ingin menilai apakah pesan menjangkau orang yang dituju. Untuk konsultasi, perhatikan jumlah dan kualitas pertanyaan serta tindak lanjutnya. Hindari membandingkan angka dari konteks yang sangat berbeda.
Catat juga batas data. Tidak semua percakapan atau keputusan pelanggan dapat dihubungkan ke satu kanal secara pasti. Pelanggan bisa melihat beberapa materi sebelum menghubungi bisnis. Gabungkan laporan kanal dengan informasi dari tim yang berbicara langsung dengan pelanggan.
Jalankan percobaan yang mudah dipelajari
Mulai dengan hipotesis sederhana: pelanggan membutuhkan penjelasan tentang topik tertentu, sehingga materi yang menjawabnya layak diuji. Tentukan pesan, format, kanal, periode evaluasi, dan batas sumber daya sebelum percobaan dimulai.
Hindari mengubah semua bagian sekaligus jika Anda ingin mengetahui apa yang berpengaruh. Catat perubahan, lihat respons yang relevan, dan bahas apakah langkah berikutnya adalah memperbaiki materi, halaman tujuan, atau pilihan kanal.
Strategi digital marketing akan lebih terarah ketika setiap aktivitas menghasilkan pembelajaran. Mulai dari tujuan yang jelas, jalankan alur yang siap, dan perluas bagian yang memang dapat dikelola.
Untuk menyiapkan halaman tujuan yang jelas, baca persiapan website bisnis dan panduan identitas brand yang konsisten. Tuliskan pesan, informasi layanan, dan tindakan utama yang perlu diteruskan dari setiap kanal ke website. Jika Anda siap membangun halaman tujuan tersebut, bandingkan paket website Saka Digital sesuai kebutuhan bisnis Anda.
Website bersama Saka Digital
Website yang sesuai dengan kebutuhan bisnis Anda.
Pilih paket berdasarkan konten, cara pengelolaan, dan alur pelanggan yang Anda butuhkan.
Lihat paket website

